Dosen FUD IAIN Gorontalo Raih Doktor di UIN Alauddin: Bedah Strategi Halal UMKM sebagai Penggerak Ekonomi Regional
Dosen FUD IAIN Gorontalo Raih Doktor di UIN Alauddin: Bedah Strategi Halal UMKM sebagai Penggerak Ekonomi Regional
IMG-20260423-WA0047
Kam, 23 April 2026 10:23
Berita

Civitas akademika IAIN Sultan Amai Gorontalo patut berbangga. Salah satu putri terbaiknya, Adhayani Mentari Paramita, yang merupakan Dosen Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) IAIN Gorontalo, resmi menyandang gelar Doktor dalam bidang Ekonomi Islam dan Industri Halal di UIN Alauddin Makassar, Kamis (23/04/2026).

Sidang promosi yang berlangsung di Program Pascasarjana UIN Alauddin ini menjadi panggung bagi Adhayani untuk memaparkan riset strategisnya mengenai masa depan industri halal di Kota Gorontalo.

Dalam disertasinya, Adhayani melakukan bedah mendalam terhadap manajemen bisnis Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Gorontalo. Sebagai seorang akademisi FUD, ia berhasil mengawinkan perspektif manajemen modern dengan nilai-nilai luhur ekonomi Islam.

Menurutnya, keberhasilan UMK Gorontalo tidak hanya bergantung pada modal materi, tetapi pada kuatnya implementasi nilai:

Tauhid: Keyakinan bahwa bisnis adalah bagian dari ibadah.

Amanah: Tanggung jawab penuh terhadap kualitas dan kehalalan produk.

Keadilan: Praktik perdagangan yang jujur dan transparan kepada konsumen.

Meski menemukan bahwa para pelaku UMK di Gorontalo telah mempraktikkan manajemen halal secara holistik, Adhayani menyoroti hambatan nyata yang masih menghantui, yakni birokrasi dan biaya sertifikasi formal.

“Kepercayaan konsumen meningkat drastis saat manajemen halal diterapkan secara konsisten. Namun, dukungan institusional sangat diperlukan agar pelaku UMK kita tidak terbebani oleh prosedur administratif yang rumit,” tegasnya di hadapan para penguji.

Sidang dipimpin oleh Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Abustani Ilyas. Keberhasilan Adhayani ini tidak lepas dari bimbingan tim promotor yang terdiri dari Prof. Dr. H. Muslimin H. Kara, Prof. H. Dr. Zulkarnain Suleman, dan Dr. H. Rahman Ambo Masse.

Ketajaman riset sang dosen IAIN Gorontalo ini juga diakui oleh tim penguji, yakni Prof. H. Mukhtar Lutfi, Prof. Dr. Amiruddin, dan Dr. Abdul Wahab, yang menilai penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis yang signifikan bagi pengembangan industri halal di Indonesia Timur.

Kembalinya Adhayani ke kampus IAIN Gorontalo dengan gelar doktor baru diharapkan membawa angin segar bagi pengembangan kurikulum dan riset di Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, khususnya dalam mengawal ekosistem ekonomi syariah di Provinsi Gorontalo agar semakin berdaya saing di level nasional.

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

IAIN Sultan Amai Gorontalo Perkuat Tata Kelola Unggul Lewat Pembinaan ASN
Jum, 24 April 2026 | 1:15
Wujudkan Budaya Mutu, Prodi IQT IAIN Sultan Amai Gorontalo Jalani Asesmen Lapangan BAN-PT
Rab, 22 April 2026 | 6:33
Lantik Pengurus Ormawa, Dekan FUD Mandatkan Akselerasi Prestasi Mahasiswa untuk Akreditasi Unggul
Rab, 15 April 2026 | 10:17
Sinergi Strategis: FUD IAIN Sultan Amai Gorontalo dan Bawaslu Teken Kerja Sama
Sen, 13 April 2026 | 9:58