Tantangan Pendidikan di Era VUCA: Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Tegaskan Pentingnya Lanjutkan Studi ke Jenjang Pascasarjana
Tantangan Pendidikan di Era VUCA: Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Tegaskan Pentingnya Lanjutkan Studi ke Jenjang Pascasarjana
Oplus_16908288
Rab, 12 Agustus 2026 2:32
Berita

GORONTALO — Menghadapi dinamika global yang kian kompetitif, standar pendidikan tinggi dituntut untuk terus meningkat. Peraih gelar sarjana saat ini dinilai tidak lagi cukup hanya berhenti di tingkat strata satu (S1), mengingat posisinya kini hampir sejajar dengan tantangan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) di masa lalu.

Pesan penting ini mengemuka dalam kegiatan Ramah Tamah Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) IAIN Sultan Amai Gorontalo yang diselenggarakan di Auditorium Gedung Rektorat pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag, menyampaikan orasi motivasi yang menggugah kesadaran para hadirin akan pentingnya investasi jangka panjang di bidang pendidikan. Beliau menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity), kualitas sumber daya manusia harus terus didorong ke tingkat yang lebih tinggi.

“Jika dulu gelar sarjana adalah pencapaian tertinggi, hari ini ijazah S1 tidak lagi cukup dan posisinya hampir sejajar dengan lulusan SMA. Oleh sebab itu, investasi di bidang pendidikan harus menjadi prioritas utama kita bersama, khususnya di tengah dinamika era VUCA saat ini. Jika memungkinkan, berikan dukungan penuh kepada anak-anak kita agar terus menempuh studi hingga jenjang pascasarjana,” tegas Rektor Prof. Ahmad Faisal di hadapan para sivitas akademika, orang tua, dan tamu undangan yang memadati Auditorium Gedung Rektorat.

Oplus_16908288

Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Muh. Rusli, M.Fil.I, turut memberikan penguatan moral dan motivasi bagi para lulusan serta keluarga yang hadir. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan bahwa proses menempuh ilmu tidak pernah lepas dari ujian dan tempaan mental.

“Dalam perjalanan menempuh pendidikan, banyak tantangan, rintangan, bahkan air mata yang harus dilalui. Namun, perjuangan tersebut adalah fondasi penting, karena perjalanan Anda di masa depan untuk membawa perubahan bagi masyarakat akan jauh lebih kompleks dan menantang,” ujar Prof. Muh. Rusli.

Melalui momentum ramah tamah di Auditorium Gedung Rektorat ini, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo berharap para lulusan tidak cepat berpuas diri. Gelar sarjana hendaknya dijadikan batu loncatan awal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana, terus belajar, beradaptasi dengan perubahan zaman, serta mendedikasikan ilmu bagi kemajuan umat dan masyarakat luas di masa depan.

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

Dekan FUD UIN Sultan Amai Tutup Pembekalan PPL 2026: Mahasiswa Dituntut Proaktif, Berintegrasi, dan Berinovasi
Sel, 20 Oktober 2026 | 6:51
Bekali Mahasiswa PPL, WD III FUD Tekankan Etika dan Integritas Kerja
Sel, 20 Oktober 2026 | 1:21
Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Sultan Amai Gorontalo Gelar Pembekalan PPL bagi 118 Mahasiswa
Sen, 19 Oktober 2026 | 6:25
Dorong Prestasi Akademik dan Non-Akademik, WD III FUD IAIN Sultan Amai Gorontalo Pimpin Rapat Koordinasi Forum KIP Kuliah 2026
Kam, 10 September 2026 | 2:28