
GORONTALO – Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) secara resmi memulai perkuliahan semester ini dengan menggelar Stadium General (Kuliah Umum) Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Aula Fakultas Ushuluddin dan Dakwah ini mengusung tema strategis: “Transformasi Komunikasi Antar Budaya: Menggali Identitas Lokal dalam Kehidupan Multikultural”.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. Sulaiman Ibrahim, M.A., dan dihadiri oleh seluruh jajaran dosen serta mahasiswa di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah

Kuliah umum ini menghadirkan dua pakar sebagai narasumber utama, yaitu Dr. Muhammad Thahir, M.Sos.I dan Dr. Taufik Talalu, M.I.Kom. Keduanya membedah bagaimana identitas lokal harus tetap tegak ditengah derasnya arus globalisasi dan keragaman budaya.
Tema ini dipilih sebagai respons atas tantangan zaman dimana komunikasi antarbudaya menjadi sangat urgen. Secara singkat, maksud dari tema ini adalah:
Transformasi Komunikasi: Memahami perubahan cara manusia berinteraksi di era digital, di mana batas-batas budaya mulai memudar.
Menggali Identitas Lokal: Upaya untuk tidak melupakan akar budaya sendiri (kearifan lokal) sebagai fondasi dalam bersikap dan berpikir.
Kehidupan Multikultural: Bagaimana kita dapat hidup berdampingan secara harmonis di tengah perbedaan suku, agama, dan budaya dengan tetap bangga pada identitas asli kita.
Selain sebagai penanda dimulainya perkuliahan, Stadium General ini juga bertujuan untuk:
Penyegaran Intelektual: Membuka wawasan mahasiswa mengenai pentingnya kompetensi komunikasi antarbudaya di masyarakat yang majemuk.
Penguatan Karakter: Membentuk mahasiswa yang inklusif namun tetap memiliki karakter identitas lokal yang kuat.
Dengan berakhirnya kegiatan stadium general maka seluruh aktivitas perkuliahan pada periode Semester Genap TA 2025/2025 dilingkungan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah resmi dimulai.