IAIN Sultan Amai Gorontalo Komitmen Wujudkan Kampus Inklusif, dan Ramah Disabilitas
IAIN Sultan Amai Gorontalo Komitmen Wujudkan Kampus Inklusif, dan Ramah Disabilitas
Oplus_16908288
Kam, 6 Agustus 2026 8:27
Berita

GORONTALO — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo terus memperkuat komitmennya sebagai kampus yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan. Komitmen nyata tersebut disampaikan langsung oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., saat menerima kunjungan audiensi dengan pengurus dan pimpinan Yayasan Disabilitas Putra Mandiri pada Kamis, 6 Agustus 2026, bertempat di ruang kerja rektor gedung rektorat lantai tiga.

​Dalam pertemuan tersebut, Rektor menegaskan pemberian kesempatan serta fasilitas khusus bagi calon mahasiswa penyandang disabilitas untuk menempuh pendidikan tinggi melalui skema beasiswa dan bantuan pendidikan.

​Kebijakan afirmatif ini mendapat apresiasi mendalam dari Yayasan Putra Mandiri. Pimpinan Yayasan Putra Mandiri, Raden Sahi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Rektor beserta jajaran civitas akademika IAIN Sultan Amai Gorontalo.

​”Pihak yayasan memberikan apresiasi kepada Rektor yang telah memberikan kesempatan kepada kami yang memiliki keterbatasan fisik untuk difasilitasi mendapatkan kesempatan kuliah di IAIN Gorontalo melalui skema beasiswa dan bantuan pendidikan,” ungkap Raden Sahi mewakili anak-anak binaannya.

​Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang perwakilan penyandang disabilitas, Imran Hasyim. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepedulian pihak kampus yang telah membuka pintu seluas-luasnya bagi teman-teman disabilitas.

​”Kami merasa sangat bersyukur karena pihak kampus, dalam hal ini Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, telah memberikan peluang dan kesempatan bagi kami dan teman-teman disabilitas untuk mengenyam pendidikan tinggi melalui skema afirmasi.

Semoga ke depannya kampus ini dapat menjadi pelopor utama sebagai perguruan tinggi yang ramah disabilitas,” ujar Imran Hasyim.
​Ia juga berharap langkah progresif ini dapat diikuti oleh perguruan tinggi lainnya. Pasalnya, jumlah penyandang disabilitas di Provinsi Gorontalo tercatat kurang lebih mencapai 24 ribu jiwa, di mana Yayasan Putra Mandiri sendiri saat ini aktif membina sekitar 300 orang penyandang disabilitas.

​Sebagai bentuk kesinambungan dari komitmen tersebut, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., memastikan bahwa pembangunan infrastruktur kampus ke depan akan dirancang berorientasi pada kesetaraan akses. Salah satunya adalah rencana pembangunan gedung baru Fakultas Ushuluddin dan Dakwah.

​”Gedung baru Fakultas Ushuluddin dan Dakwah akan dibangun dengan konsep ramah disabilitas. Hal ini merupakan wujud komitmen nyata kami dalam memberikan hak yang sama bagi seluruh masyarakat di bidang pendidikan tanpa terkecuali,” tegas Prof. Ahmad Faisal.

​Turut hadir mendampingi Rektor dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor III Dr. Sahmin Madina, M.Si., Wakil Dekan II dan Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, serta Ketua dan Sekretaris Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam.
​Melalui kebijakan afirmasi, penyediaan beasiswa, serta pembangunan fasilitas yang aksesibel, IAIN Sultan Amai Gorontalo berharap dapat terus mencetak generasi unggul yang inklusif, sekaligus menjadi teladan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kesetaraan di dunia pendidikan tinggi

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo Audiens dengan Kalapas Kelas IIA
Rab, 22 Juli 2026 | 8:56
Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo Sampaikan Ucapan Selamat atas Raihan Akreditasi Unggul
Sel, 12 Mei 2026 | 8:50
Menakar Marwah Pendidikan di Antara Target Efisiensi dan Daya Saing Global. Oleh Dr. Sumarlin Adam, M.Pd
Sab, 2 Mei 2026 | 5:49
IAIN Sultan Amai Gorontalo Perkuat Tata Kelola Unggul Lewat Pembinaan ASN
Jum, 24 April 2026 | 1:15