
GORONTALO, – Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) menunjukkan langkah nyata dalam penguatan mutu akademik melalui agenda Bedah Borang Akreditasi yang digelar Kamis, 5 Maret 2026. Kegiatan ini dipusatkan secara luring di Ruang Rapat Fakultas Ushuluddin dan Dakwah dengan menghubungkan pakar secara daring, guna membedah dokumen akreditasi tiga program studi strategis: Ilmu Hadis (ILHA), Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT), serta Aqidah dan Filsafat Islam (AFI).
Dukungan Penuh Pimpinan Rektorat
Pentingnya agenda ini ditandai dengan kehadiran Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Prof. Dr. Muh. Rusli, M.Fil.I. Kehadiran beliau memberikan sinyal kuat atas dukungan universitas terhadap pemenuhan sarana prasarana dan pendanaan yang menjadi poin krusial dalam penilaian akreditasi.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Sulaiman Ibrahim, M.A. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa bedah borang adalah instrumen penting untuk menyelaraskan data lapangan dengan standar kriteria terbaru. Turut hadir mendampingi, Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Dr. Wahidah Suryani, M.Si., serta seluruh Ketua Program Studi (Kaprodi) di lingkungan FUD.
Menghadirkan Reviewer Nasional dari UIN Pekalongan
Untuk mendapatkan evaluasi yang tajam dan objektif, FUD menghadirkan narasumber dari UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Bapak Yusuf Nalim, S.Si., M.Si., M.CLOT. Sebagai seorang Certified Learning Outcome Trainer, beliau memberikan panduan mendalam mengenai penyusunan capaian pembelajaran dan sinkronisasi data kuantitatif dalam borang.
Jalannya diskusi dipandu langsung oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Sumarlin Adam, S.Pd., M.Pd. selaku moderator. Suasana di Ruang Rapat FUD tampak dinamis dengan partisipasi aktif para Kaprodi yang saling memberikan masukan konstruktif demi kesempurnaan dokumen.
“Kegiatan di Ruang Rapat hari ini adalah bukti komitmen kolektif kita. Kita ingin memastikan bahwa narasi keunggulan di Prodi ILHA, IQT, dan AFI terpampang nyata dan didukung data yang akuntabel,” tegas Dr. Sumarlin di sela-sela sesi bedah dokumen.
Komitmen Mutu Berkelanjutan
Partisipasi seluruh unsur pimpinan, mulai dari Wakil Rektor hingga para Kaprodi, menunjukkan bahwa akreditasi bukan sekadar tugas tim kecil, melainkan tanggung jawab institusional. Melalui bedah borang ini, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah optimis dapat meraih predikat Unggul, sekaligus memperkokoh posisinya sebagai pusat studi Islam yang kredibel.