RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN AKREDITASI PROGRAM STUDI DI FUD IAIN SULTAN AMAI GORONTALO

Dalam rangka meningkatkan kuliatas dan mutu pendidikan di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, serta dalam rangka persiapan akreditasi program studi maupun re-akreditasi program studi di Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Dekan mengundang seluruh ketua program studi beserta Wakil Dekan 1, Wakil Dekan 2 dan Wakil Dekan 3, serta Tim Borang Akreditasi Prodi pada Jumat, 31 Mei 2024. Sebanyak kurang lebih 30 peserta yang hadir termasuk Gugus Mutu Fakultas.

Rapat dibuka oleh Wakil Dekan I, Dr. Sulaiman Ibrahim. dalam sambutannya beliau menjelaskan bahwa program studi/Fakultas prodi juga perlu menyusun strategi dan langkah-langkah dalam menyusun borang, perlunya singkronisasi antara visi misi Institut dengan fakultas dan turun ke prodi,

“Rapat evaluasi ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi di lingkungan FUD IAIN Sultan Amai Gorontalo. Kami berharap, melalui persiapan dokumen akreditasi yang matang dan berdaya saing, FUD dapat terus menjadi lembaga pendidikan yang berkontribusi nyata dalam mencetak lulusan yang kompeten dan berkualitas.” Tegas Wadek 1

Kabag FUD Dr. Fahrun Yahya FUD terus berkomitmen untuk melakukan langkah-langkah strategis guna memastikan bahwa semua program studi lingkup FUD yang ditawarkan memenuhi standar mutu yang tinggi dan relevan dengan tuntutan zaman. Dengan demi

kian, FUD dapat terus berkontribusi secara signifikan dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing dalam Studi Islam, sains dan budaya dalam membangun masyarakat yang moderat, cerdas, dan Unggul, tandas beliau.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Dr. Andries Kango disela-sela rapat memberi motivasi “Mari kita niatkan karena Allah. Karena pengerjaan borang ini perlu keseriusan dan tenaga ekstra,” tegas Dekan memberi motivasi.

Akhir rapat, Dekan berharap agar prodi di FUD mendapatkan akreditasi yang diinginkan bersama yakni meningkat dari status “Baik” menjadi “Baik Sekali” atau bahkan “unggul”. Keberadaan peraturan menteri nomor 53 tahun 2023 diharapkan lebih mempermudah prodi dalam menjangkau status “unggul”, meskipun instrumennya baru akan berlaku pada tahun 2025 nanti. Tandas Pak Dekan. [SI]